Bayangkan sebuah karya seni logam yang indah yang kecantikannya terganggu oleh variasi kecil dalam kekuatan ukiran laser.Di era saat ini dari personalisasi dan manufaktur presisi, menguasai kontrol kekuatan laser telah menjadi penting untuk mencapai hasil metal ukiran sempurna.
Ukiran laser, sebagai teknologi canggih yang mengubah desain digital menjadi realitas fisik, telah menemukan aplikasi yang luas di seluruh industri pengolahan logam.Dari mengukir logo yang rumit dan hadiah yang dipersonalisasi hingga penandaan bagian kelas industri dan pembuatan cetakanDi antara parameter penting yang mempengaruhi kualitas ukiran, kekuatan laser secara langsung menentukan kedalaman ukiran, kejelasan, dan kecepatan.
Daya laser mengacu pada intensitas energi yang dipancarkan oleh sumber laser. daya yang lebih tinggi diterjemahkan ke konsentrasi energi yang lebih besar, memungkinkan ukiran yang lebih dalam dan lebih cepat.Daya yang berlebihan dapat menyebabkan bahan membakar atau deformasiOleh karena itu, penyesuaian daya yang tepat sesuai dengan sifat material dan persyaratan ukiran sangat penting.
Dalam sistem laser engraving, daya biasanya dapat disesuaikan dalam persentase kenaikan dari 0% hingga 100%, dengan 50% menjadi pengaturan default yang umum.namun pengaturan yang optimal bervariasi sesuai dengan aplikasi tertentu.
Frekuensi mesin penandaan laser mengacu pada jumlah pulsa laser per unit waktu. Frekuensi yang lebih tinggi menghasilkan titik laser yang lebih padat untuk ukiran yang lebih halus,sementara frekuensi yang lebih rendah menciptakan pola yang lebih tersebar cocok untuk tanda tebal.
Mesin ukiran laser menawarkan kisaran daya dari 3W hingga 200W, dengan tiga jenis utama yang dibedakan berdasarkan panjang gelombang:
Beroperasi pada panjang gelombang 10,6μm, laser CO2 terutama memproses bahan non-logam dengan rentang daya antara 20W dan 150W. Bahan yang lebih tebal atau keras umumnya membutuhkan pengaturan daya yang lebih tinggi.
Dengan panjang gelombang 1,06μm, laser serat unggul dalam pengolahan logam. model daya rendah (20W-200W) menangani penandaan logam dan ukiran dalam, sementara versi daya tinggi (1500W-6000W) memotong lembaran logam besar.
Laser UV beroperasi pada panjang gelombang yang lebih pendek (355nm) dengan output daya yang lebih rendah (3W-10W), memungkinkan pemrosesan yang tepat dengan dampak termal minimal.obat-obatan, dan mikroelektronika.
Pengaturan daya dan kecepatan yang tepat sangat penting untuk mencapai kualitas ukiran di berbagai bahan.sementara kecepatan yang lebih rendah mengakomodasi desain yang mendalam atau kompleks.
| Bahan | Jenis laser | Jangkauan daya (W) | Kecepatan (mm/s) | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Kayu | CO2 | 15 sampai 100 | 300 sampai 500 | Hindari kekuatan yang berlebihan untuk mencegah terbakar |
| Kulit | CO2 | 15-50 | 200 sampai 300 | Keamanan yang sama seperti kayu |
| Plastik | CO2/serat | 15-50 | 300 sampai 500 | Daya yang lebih tinggi dapat menyebabkan deformasi |
| Akrilik | CO2/UV | 25-50 | 100-200 | Mencegah efek pemutih |
| Kaca | UV | 3-10 | 100-200 | Risiko fraktur dengan kekuatan tinggi |
| Logam | Serat | 30 sampai 500 | 40-60 | Berbeda-beda menurut jenis logam (besi ≥30W, aluminium ≥20W, tembaga ≥30W) |
Konduktivitas termal dan reflektivitas stainless steel membutuhkan parameter laser khusus:
Ikuti langkah-langkah ini untuk pengaturan parameter yang optimal:
Pemilihan daya melibatkan menyeimbangkan kebutuhan kinerja dengan pertimbangan ekonomi:
Peralatan bertenaga tinggi dapat beroperasi pada pengaturan yang berkurang, sementara mesin bertenaga rendah tidak dapat melebihi kapasitas nominal mereka. Kondisi lingkungan mungkin memerlukan kalibrasi ulang untuk hasil yang konsisten.